HUT POLRI ke-79: Kontroversi Lomba PBB di Sulawesi Utara

Manado53 Views

Manado ,XPOST.CO.IDLomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) dalam rangka HUT POLRI ke-79 di Sulawesi Utara yang diikuti 15 Polres se-Polda Sulawesi Utara, berakhir dengan kontroversi. Enam finalis terbaik mempertandingkan kemampuan mereka, dengan Polres Kotamobagu keluar sebagai juara, disusul Polres Bitung dan Polres Minahasa Selatan ,Danton terbaik dari Polres Minahasa atas nama Wahyu Putra Bhayangkara Tardi.

Namun, hasil ini menuai protes dari pelatih dan penonton. Meskipun rapat teknis menekankan penilaian utama pada PBB, para pemenang dinilai menampilkan gerakan yang kurang rapi, bahkan disebut-sebut seperti gerakan anak Sekolah Dasar. Lebih jauh lagi, lomba ini dinilai menyimpang dari ketentuan awal karena terlalu banyak menampilkan unsur seni dan bahkan line dance, sehingga diduga para juri lebih terpengaruh oleh penampilan tari daripada teknik PBB. Meskipun rapat teknis memperbolehkan unsur seni budaya, penampilan line dance yang dominan dinilai telah mencederai esensi lomba PBB.

Situasi semakin memanas dengan beredarnya informasi yang menyebutkan salah satu juri melatih Polres Kotamobagu, pemenang lomba. Dugaan ini, jika terbukti, akan sangat memalukan dan berdampak buruk bagi kredibilitas penyelenggaraan lomba di masa mendatang.

Oleh karena itu, diharapkan Dirlantas Polda Sulawesi Utara dan Kapolda Sulawesi Utara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja panitia dan para juri. Lomba ini telah menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan biaya, sehingga transparansi dan integritas penyelenggaraan menjadi sangat penting. Evaluasi yang komprehensif diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa dan memastikan lomba serupa di masa depan berjalan lebih adil dan sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *